Koperasi Pegawai Republik Indonesia

Pada awalnya koperasi diberi nama Koperasi Karyawan Undip (Kokar Undip).

Koperasi karyawan Undip didirikan pada tanggal 2 Juli 1974 yang dirilis oleh KORPRI unit Undip. Kemudian mendapat status badan hukum tanggal 5 September 1977 no. 9056/BH/VI yang mana sekarang telah mengalami akte perubahan dengan badan hukum no.9056.b/BH/PAD/KWK 11/X/96 pada tanggal 13 Oktober 1966.

Pada akte pendiriannya ditanda tangani oleh :

  1. dr. M. Soekandar (Alm)
  2. Gerard B. Pakpahan
  3. Ismu Saronto (Alm)
  4. Romoaldus Susilo
  5. Suhardjono, SH (Alm)

Permulaan usahanya hanya mengkreditkan sepeda dan radio, itupun hanya dengan persediaan yang sangat terbatas / minim. Dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan baik jumlah anggota maupun volume usaha. Jumlah anggota pertama kali sebanyak 36 orang, sedang saat akhir tahun 2005 mencapai 2945 orang. Permodalan pertama mendapat bantuan dari Yayasan Undip sebesar Rp. 500.000,- hingga sampai dengan 31 Desember 2005 seluruhnya mencapai                      Rp. 3.475.350.327,-.

Pada waktu didirikan pelaksanaan kegiatannya hanya bersifat sambilan saja, kemudian mulai tahun 1977 KOKAR telah mampu mengangkat pegawai 1 (satu) orang dengan usaha : simpan pinjam, kredit tanah, dan kredit sepeda motor bekas.

Untuk pelaksanaan kegiatan meenempati salah satu ruang Biro Rektor Lama, jadi satu dengan kegiatan Korpri dan Humas Undip. Pada pertenganhan tahun 1981 mulai membuka usaha pertokoan yang berlokasi disebelah utara Auditorium Undip Pleburan sampai dengan pertengahan tahun 1984 mulai saat ini sampai tahun 1997 menempati gedung di belakang perpustakaan dengan ukuran 14 x 13 meter yang digunakan sebagai kantor, toko dan gudang serta beberapa ruangan di komplek gedung C bekas milik ruang kuliah/dosen Fakultas Peternakan yang sampai dengan sekarang digunakan salon, apotik, dan gudang.

Mulai tahun 1997 membuka usaha pertokoan yang berlokasi di Undip Tembalang kemudian tahun 1999 kegiatan perkantoran dipindahkan di komplek Undip Tembalang sampai dengan sekarang. Dengan demikian KPRI Undip mempunyai 2 (dua) lokasi usaha yaitu di lokasi Undip Pleburan yang mana sekarang hanya dipergunakan untuk usaha pertokoan sedangkan 1 (satu) lagi di Undip Tembalang sebagai pusat yang dipimpin oleh seorang manajer.

Demikian uraian sekilas tetang sejarah berdirinya KPRI Undip, semoga KPRI Undip dapat berkembang pesat dengan manajemen yang sehat sesuai harapan para anggotanya.